Senin, 15 Mei 2017

Naskah Drama 6 orang


Naskah drama bergenre romantis yang memuat 6 orang terdiri dari 3 orang perempuan dan 3 orang laki-laki 



UNEXPECTED LOVE


CHAPTER 1

Disekolah, seorang siswa yang terkenal nakal sedang menjahili siswi culun berprestasi di sekolahnya. Ternyata siswa tersebut dikenal sebagai pentolan di sekolah SMA Bakti Mulia Jakarta yang bernama Billy dan dua teman lainnya yang bernama Jason dan Rocky.
Billy    : "Eehhh ada Cika...mau kemana cik??"
Rocky  : "si Cika hari ini kok cantik banget sihhh..."
Cika adalah siswi SMA Bakti Mulia yang terkenal culun dan berprestasi di sekolahnya,tentu saja ia juga sering menjadi sasaran Billy dan teman-temannya. Cika memiliki 2 sahabat yang sangat setia bernama Laura dan Sissy.
Laura pun datang menghampiri Cika yang sedang diganggu oleh Billy.
Laura   : "hai Cik...kok kamu masih disini sih?"
Cika      : "iya nih...misi kak Billy."

Laura dan Cika berada di kelas yang sama,beberapa saat kemudian teman sekelas Cika yaitu, Sissy datang menghampiri Cika dan Laura.
Sissy     : "hai guys..lagi ngapain sih? serius banget."
Cika     : "gapapa Sy, cuma aku kesel aja sama geng badboy kelas 12 itu" 
Laura   : "eh Sy, btw kamu udah ngerjain pr biologi?" 
Sissy    : "udah kok Ra, aku kan anak rajin. Heheee"
Bel masuk berbunyi.

CHAPTER 2
Next day, Billy dan teman-temannya sedang dihukum di lapangan karena telat 2 jam datang ke sekolah. 
Di saat yang bersamaan sissy melihat mereka yang sedang dihukum.
Sissy      :"Ehh itu kak Billy sama temen-temannya, bukan? Kayaknya iya deh.."

Sissy pun langsung menghampiri Cika dan Laura untuk menyampaikan apa yg ia lihat tadi.
Sissy      : "Eh eh kalian tau gak? Tadi aku ngeliat kak Billy sama temen-temennya lagi
dihukum di lapangan, kayaknya gara-gara telat deh,soalnya tadi ada Bu Laras yg
ngawasin."
Cika     :"Terus kenapa?"
Sissy    :"yaa...gapapa sih,cuma bagi info aja buat kalian."
Cika     :"Oh bagus deh,itung-itung hukuman buat mereka."
Laura   :"dih Cika,kasian tau mereka.."
Setelah hampir 1 jam Billy dan kawan-kawan dihukum, terjadilah percakapan.
Rocky  : "Ini gara-gara si Jason, coba aja kalo ban dia gak pecah pasti kita gak bakal telat."
Jason   : "dih, kok jadi nyalahin gue sih? salahin ban nya dong. Dia yang pecah malah gue                 yang disalahin."
Billy    : "udah-udah jangan berisik, pikirin aja gimana caranya biar bisa lolos dari Bu Laras"
Billy dan teman-temannya berfikir sejenak untuk mencari cara bagaimana agar hukuman mereka berakhir.
5menit kemudian 
Billy    :"gimana kalo Jason pura-pura pingsan, ntar gue yang komporin."
Rocky  :"jangan! Bu Laras pasti gak percaya sama kita" 
Jason   :"iya nih si Billy ada-ada aja deh nyuruh gue pura-pura pingsan lagi.."
Billy    :"lah kan lo yang jadi biang keroknya, kalo aja si ban gak pecah ga bakal telat deh."
Bel istirahat berbunyi tanda hukuman mereka sudah selesai.
Rocky  : "syukur deh udah istirahat. Jason, lo harus traktir kita karena perbuatan ban lo itu"
Billy    : "iya, karena lo kita jadi gini dan sekarang gue laper banget"
Jason   : "lah kok gitu sih!. tapi gapapa, gue hari ini lagi banyak duit"

Setelah mereka selesai makan di kantin, mereka berjalan-jalan di koridor kelas XI lalu melihat Cika, Sissy dan Laura berada didepan kelas.
Rocky  : "lihat deh! itukan Cika, Sissy dan Laura. Samperin yuk!"
Mereka menghampiri Cika, Sissy dan Laura
Jason   : "Hai! Cika, Sissy, Laura"
Billy    : "lagi ngapain nih?"
Laura    : "cuma lagi ngobrol-ngobrol aja"
Billy    : "Cika, lu lagi baca apa sih dari tadi gue perhatiin kok serius banget"
Sissy    : "ciee.. Kak Billy merhatiin Cika"
Cika     : "apaan sih, Sissy. ini Kak aku lagi baca-baca materi biologi"
Billy    : "emang ya cewe culun kayak lo kerjaannya cuma belajar mulu" (tiba-tiba Billy
mengambil buku milik Cika dan mengarahkan tangannya keatas agar Cika tidak
bisa mengambilnya)
Cika     : "Kak Billy, sini kembaliin buku aku"
Billy    : "coba aja kalo bisa"
Laura   : "iya Kak Billy, kembaliin bukunya Cika"
Billy    : "makanya kalo belajar inget waktu dong, ini kan jam istirahat tapi lo malah belajar.
Kalo mau ambil bukunya lo harus datang ke kelas gue. Dahh Cika cantik" (Billy berjalan menjauh dari Cika sambil membawa buku milik Cika bersamanya)
Cika    : "eehhh kak Billy, jangan dibawa dong.." 


Saat sampai didepan kelas XII
Rocky  : "yaelah Bil, seharusnya lo juga rajin belajar kayak Cika tapi lo malah ambil buku
dia"
Jason   : "iya nih si billy, gak punya kelebihan.. Cuma modal tampang doang."
Billy    : "lahh.. gak sadar diri, kalian kan juga gitu dodol."
Di kelas XI
Cika     : "gimana nih, buku aku diambil kak Billy. Gimana aku mau belajar"
Laura   : "yaudah kamu pakai buku aku aja, kita sama-sama bacanya. Nanti istirahat kedua
kita ambil buku kamu"
Cika     : "tapi istirahat kedua aku dipanggil sama Bu Laras, gimana dong?"
Laura   : "aku juga gak bisa karena harus ujian susulan matematika"
Sissy    : "oh aku aja deh yang ambil bukunya soalnya aku gak ada kerjaan istirahat kedua
ini"
Cika     : "tapi gapapa kamu sendirian? Itu kak Billy loh"
Laura   : "iya nih Sy, gapapa?"
Sisy     : "yaelah, kalian kayak gak kenal aku aja"
Laura   : "haha oke deh, goodluck yah"
Istirahat kedua
Laura   : "Sissy, kita ke ruang guru ya, Semoga berhasil ngambil bukunya"
Sissy    : "sip, tenang aja aku pasti bisa ngambilnya"

Setelah tiba dikelas XII, Sissy bertemu dengan Jason dan Rocky.
Sisy     : "Kak Jason, Kak Billy mana?"
Jason   : "tuh lagi buat pr"
Rocky  : "iya, lagi rajin tuh anak"
Sissy    : "makasih Kak Jason Kak Rocky"
(Sissy menghampiri Billy)
Sissy    : "Kak Bil, mana bukunya Cika?" (sambil menadahkan tangan)
Billy    : "Bentar ya dikit lagi selesai nih"
Sissy    : "apanya yang selesai?" 
Billy    : "pr"
Sissy    : "hah?.. Oh ternyata pr kakak ada hubungannya dengan materi kelas XI. Tapi kok
bisa seorang Billy mengerjakan pr ya?"
Billy    : "ini terpaksa Sy, kalo gue gak ngerjain pr, Bu Laras pasti jemur gue lagi"
Sissy    : "oh pantes"
Billy    : "yes.. akhirnya selesai juga nih pr, Nih bukunya" (memberikan buku Cika)
Sissy    : "oke makasih Kak udah balikin bukunya, dan kalo butuh buku lagi pinjem aja sama
Sissy. Bye Kak Bil, balik ke kelas dulu yah"
Sissy    : "Bye Kak Jason Kak Rocky! "
Rocky  : "dadah Sissy! Hati-hati dijalan"

Saat dikoridor sekolah.
Sissy    : "kok Kak Billy mendadak berubah ya? Kalo diliat-liat Kak Billy ganteng juga.
Lah kenapa jadi mikirin dia sih"

Sissy meninggalkan kelas Billy dan kembali ke kelasnya. 
Sissy    : "Cika, nih buku kamu" (memberikan buku Cika)
Cika     : "wah makasih Sissy"

CHAPTER 3
Pagi yang cerah. seperti biasa Cika, Sissy dan Laura sedang asyik berbincang sambil menunggu bel masuk.
Laura   : "Cik, hari ini gak ada ujian kan?"
Cika     : "iya gak ada"
Sissy    : "yes, bisa tenang hari ini"
Cika     : "aku mau cerita sama kalian, tapi jangan kasih tau siapa-siapa ya!"
Laura   : "tenang aja Cika, kita ini penjaga rahasia yang baik kok. Emang apa yang mau
kamu ceritain?"
Cika     : "akhir-akhir ini kak Billy suka banget ngejahilin aku"
Laura   : "kak Billy kan emang orangnya kayak begitu"
Cika     : "aku tau, tapi ini beda. Dia itu jahil, nakal dan genit gitu deh. Kalian pasti tau
maksud aku"
Laura   : "ohh jangan-jangan dia suka sama kamu?"
Cika     : "masa sih? Kok bisa? Gak percaya deh"
Sissy    : "bener kata Laura, mungkin kak Billy suka sama kamu"
Semenjak perkataan Laura hari itu, Cika terus memikirkan Billy dan mulai menyadari kalau ia jatuh cinta pada Billy.
(Cika terlihat merenung dan tersenyum sendiri)
Sissy    : "Cik, kenapa sih kamu akhir-akhir ini suka senyum-senyum sendiri?"
Laura   : "atau mungkin dia... lagi jatuh cinta?"
Cika     : "apaan sih Laura" (malu dan tersenyum)
Laura   : "tuh kan bener dia jadi malu"
Sissy    : "cieee emang siapa sih cowo yang bisa ngambil hatinya Cika?"
Laura   : "ehemm mungkinkahhhh.. Kak Billy?"
Cika     : "jangan sok tau Ra" (jawab Cika malu)
Sissy    : "tuh kan bener emang kak Billy, ciee Cika"
Cika     : "iya emang kak Billy, tapi kalian jangan kasih tau siapa-siapa ya!"
Sissy    : "ga bakal kok Cik. eh iya pulang nanti aku gak bareng kalian, sorry ya"
Laura   : "gapapa kok Sissy"
...
Saat diperjalanan pulang, Sissy melihat Billy berjalan sendirian.
Sissy    : "Kak Billy! " (Sissy menghampiri Billy)
Billy    : "eh kamu Sissy"
Sissy    : "Kakak pulang sendiri? Mana Kak Jason dan Rocky? "
Billy    : "lagi dibengkel benerin ban mobilnya Jason"
Sissy    : "terus kenapa kakak ninggalin mereka?"
Billy    : "gue harus pulang cepet karena ada urusan jadi terpaksa ninggalin mereka"
Sissy    : "ohh gitu, kalo Sissy pulang cepet karena disuruh mama bantu masak dirumah"
Billy    : "lahhh siapa yang nanya? "
Sissy    : "ih Kak Billy mahh"
Billy    : "iya deh maaf, emang lo bisa masak?"
Sissy    : "naklukin hati cowok aja bisa, masa cuma masak aja gak bisa"
Billy    : "hahaha bisa aja lo Sissy"

Cika melihat Sissy dan Billy jalan bersama.
Cika     : "itukan Sissy dan Kak Billy, kenapa mereka jalan bareng? Dan kayaknya seneng
banget"


CHAPTER 4
Sejak saat Cika melihat Sissy dan Billy bersama, Cika merasa cemburu dan marah kepada Sissy. Esok hari
Sissy    : "hai Cika Laura!"
Laura   : "hai Sissy"
(Cika hanya diam saja)
Sissy    : "Cika, lihat dong tugas dari Pak Joko, aku mau cek jawaban aku nih"
Cika     : "kamu itu selalu aja nyontek punya aku, apa kamu gak bisa kerjain sendiri?" (jawab
Cika dengan nada tinggi)
Sissy    : "bukan gitu maksud aku Cik."
Cika     : "udah deh jangan banyak alasan.."
Laura   : "Cika, kok kamu ngomong kasar gitu sih sama Sissy? Dia kan cuma mau .."
(ucapan Laura terputus)
Cika     : "nyontek? Iyakan?" (memotong perkataan Laura)
Sissy    : "udah deh terserah kamu aja Cik, kamu emang murid paling rajin dan pinter
disekolah ini"(Sissy meninggalkan Cika)
Laura    : "eh Sissy.. Kamu mau kemana?"(Cika juga pergi meninggalkan Laura)
Laura   : "aduh gimana nih kok mereka jadi gini sih?"

Jason melihat Laura sedang sendiri dan menghampirinya.
Jason   : "Laura! tumben kamu sendirian, mana Cika dan Sissy?"
Laura   : "tadi tiba-tiba aja Cika ngomong kasar sama Sissy dan mereka berantem"
Jason   : "kok bisa sih?"
Laura   : "gak tau juga, tapi kayaknya Cika ada masalah deh, Kak Jason gimana nih caranya
agar mereka bisa baikan lagi?"
Jason    : "coba cara ini.." (Jason membisikan Laura)
Laura    : "oke banget tuh, Kak"
(Rocky menemui Jason dan Laura)
Rocky  : "Hai Laura! "
Laura   : "Hai Kak Jason!"
Rocky  : "ternyata lo disini Jason, dari tadi gue cariin"
Jason   : "lo udah beli makanan? "
Rocky  : "udah, nih"(memperlihatkan makanannya)
Laura   : "wahh banyak banget makanannya"
Rocky  : "kalian lagi ngobrolin apaan sih?"
Laura   : "gak ada kok Kak"
Rocky  : "gak seru nih main rahasian, jangan-jangan kalian lagi pacaran?"
Jason   : "yakali.. Ayo Rocky kita balik ke kelas, Bye Laura!"

Laura sudah mencoba berbagai cara agar hubungan Sissy dan Cika membaik termasuk cara dari Jason, tetapi hubungan Sissy dan Cika semakin memburuk.
Suatu hari, Laura menjalankan rencana selanjutnya yaitu mengajak Sisy dan Cika pulang bersama tanpa diketahui oleh mereka.
Cika     : "Laura! Yuk kita pulang"
Laura   : "bentar ya tunggu dulu"
Cika     : "ada apa sih?"
Laura   : "Heii Sissy, sini!" (memanggil Sissy)
Sissy    : "Hai Laura!"
Cika     : "kenapa dia juga ikut?" (berbisik kepada Laura)
Laura    : "gapapa Cik"
Cika     : "kamu kenapa ikut kita sih?"
Sissy     : "emangnya kenapa? Gak boleh?"
Cika     : "bukannya kamu pulang bareng sama Kak Billy kayak kemaren-kemaren hah?"
Sissy    : "oh jadi kamu marah sama aku karena kamu cemburu liat kak Billy sama aku?"
Cika     : "iya! Kamu kan tau kalo aku suka sama Kak Billy tapi kamu ngerebut dia dari aku!"
Sissy    : "kamu salah paham Cika!, kemaren itu pas aku mau pulang aku ketemu sama kak
Billy dijalan, yaudah jadi kami pulang bareng. Kata Kak Billy, mobil kak Jason pecah ban dan kak Billy harus pulang cepet karena ada urusan jadinya dia ninggalin kak Jason sama kak Rocky"
Laura   : "oh jadi gitu ceritanya, tuh Cika dengerin dulu baru marah-marah"
Cika     : "maafin aku ya Sissy karena udah salah paham"
Sissy    : "gapapa kok"


CHAPTER 5
Keesokan harinya. Cika, Sissy dan Laura mendapatkan tugas kelompok.
Cika     : "eh tujuan UNESCO apa aja ya?"
Laura   : "kalo gak salah, yaitu memberantas buta huruf dan meningkatkan kebudayaan"
Cika     : "iya tapi yang lainnya apa ya?"
Sissy    : "coba aja cari di google, nih pake hp aku aja"(memberikan handphonenya)
Cika     : "makasih Sissy"(mengambil handphone Sissy)

Setelah tugas kelompok selesai, Cika terlihat hanya diam saja dan merenung.
Laura   : "Cika, kamu kenapa kok tiba-tiba diem sih?"
Cika     : "gapapa kok Ra"
Sissy    : "serius gapapa? Kamu sakit?"
Cika     : "gapapa"
Sissy    : "yaudah tinggalin ya"

Sissy meninggalkan Cika dan duduk dikursinya sambil bermain handphone. Tetapi, Cika kesal melihat Sissy dan menghampirinya.
Cika     : "kamu gak ada kerjaan lain apa selain liatin hp doang?"
Sissy    : "gak ada emang kenapa?"
Cika     : "kamu bohong sama aku, kamu bilang kamu gak suka sama Kak Billy tapi ternyata
kamu suka sama Kak Billy"
Sissy    : "kamu ngomong apa sih?"
Cika     : "udah deh gak usah bohong lagi, aku udah liat chat LINE kamu sama Kak Billy itu
mesra banget"
Laura   : "Cika, kamu jangan bilang begitu"
Cika     : "emang kenyataannya gitu Ra"
Laura   : "Sissy! Apa bener yang dibilang Cika?"
Sissy    : "iya, tapi.."
Laura   : "ternyata kamu khianatin Cika, aku gak nyangka kamu kayak gitu"
Sissy    : "maafin aku, aku gak ada niat buat khianati Cika, kami emang deket tapi aku gak
tau kalau rasa suka ini bakal muncul gitu aja"

Tiba-tiba Billy dan teman-temannya masuk ke kelas Sissy.
Rocky  : "tuh Sissy, Bil"
(menghamipiri Sissy)
Billy    : "Sisy, sini dulu deh" (menarik tangan Sissy)
Sissy    : "ada apa kak?"
Billy    : "Cika, Laura gapapakan kalo aku ngobrol sebentar sama temen kalian?"
Laura   : "gapapa kok, lagian dia bukan temen kita lagi"
Billy    : "apa maksud kalian? Sissy apa maksud mereka bilang gitu?"
Sissy    : "sini deh kak ikut aku sebentar"
Sisssy menceritakan semuanya kepada Billy. Saat Sissy selesai menjelaskannya, Billy menghamipiri Cika dan Laura.
Billy    : "Cika, kamu udah salah paham. Aku gak pernah suka sama kamu, maaf kalo udah
buat kamu baper dan nyakitin hati kamu."
Laura   : "jadi selama ini Kak Billy suka sama Sissy bukan sama Cika?"
Cika     : "berarti udah jelas kalo aku yang salah, aku yang terlalu berharap sama Kak Billy.
Sissy maafin aku ya."
Sissy    : "seharusnya aku yang minta maaf sama kamu Cik. Maafin aku"
Laura   : "maafin aku juga Sissy, syukurlah masalahnya selesai dan gak ada salah paham lagi "
(Cika, Sissy dan Laura berpelukan)
Billy     : "Sissy, aku mau ngomong sesuatu sama kamu"
Sissy    : "apa kak? "
Billy    : "kamu mau gak jadi babu aku?"
Sissy    : "hah? Apa?"
Billy    : "maksud aku, mau gak jadi pacar aku? "
Teman : "cieeee.. Sissy"
Sissy    : "tapi Cika.. "
Cika     : "gapapa kok Sy" (tersenyum)
Sissy    : "iya Kak" (malu-malu)
Jason   : "oh iya, Laura! "
Laura   : "ya Kak? "
Jason   : "aku juga mau ngomong kalo aku.. suka sama kamu" (gugup)
Laura   : "apa? "
Laura kaget karena perasaan yang  ia pendam selama ini ternyata terbalas.
Jason   : "iya, kamu mau gak jadi pacar aku? "
Laura   : "aku mau" (malu-malu)


Takdir yang bergulir, Pertemuan Singkat, Perasaan yang tak pernah kurasakan sebelumnya. Setiap orang memiliki awal hidup, perjalanan, masalah, perjuangan dan akhir kisah yang berbeda.





THE END

Jumat, 11 November 2016

THE HOT 10 BILBOARD NOVEMBER 2016

THE HOT 10 BILBOARD NOVEMBER 2016


  1.  Closer - The Chainsmokers Featuring Halsey
  2. Starboy -  The Weeknd Featuring Daft Punk
  3. Heathens - twenty one pilots
  4. Let Me Love you - DJ Snake Featuring Justin Bieber
  5. Broccoli - D.R.A.M featuring Lil Yachty
  6. Side to Side - Ariana Grande Featuring Nicki Minaj
  7. 24K Magic - Bruno Mars
  8. Juju On That Beat (TZ Anthem) - Zay Hilfigerr & Zayion McCall
  9. Black Baetles - Rae Sremmurd Featuring Gucci Mane
  10. Fake Love - Drake

Trump Menang, China Kena Imbas Pertama, Indonesia Berikutnya


Kemenangan Donald Trump dalam pemilu Presiden Amerika Serikat, hari ini Rabu (9/11/2016) menjadi perhatian global. Bagaimana tidak, banyak negara bergantung relatif terhadap perekonomian negeri Abang Sam itu.
Proteksi perdagangan yang digaungkan Trump dalam kampanye lalu, agaknya menjadi momok bagi aktivitas perdagangan global. Menurut analis dari Samuel Aset Management, Lana Soelistianingsih Indonesia pun berpotensi terdampak kebijakan Trump, meski tak langsung.
"Yang paling kena kalau Trump lebih protektif adalah ekspor China," kata Lana kepada , Rabu.
Lana melanjutkan, jika permintaan Amerika Serikat terhadap barang-barang China berkurang, maka permintaan China terhadap bahan mentah dan barang setengah jadi Indonesia juga akan turun. "Ekonomi China bisa melemah dan ekspor Indonesia (ke China) turun," imbuh Lana.
Sebagai konsekuensinya lain, barang-barang dari China akan ditujukan ke pasar lain, termasuk Indonesia. Sebagaimana diketahui, dengan skala ekonominya yang raksasa, Amerika Serikat merupakan negara importir kedua terbesar di dunia.
Sebagian besar impor Amerika Serikat berupa barang modal (29 persen) dan barang konsumsi (26 persen).
Selebihnya meliputi bahan baku industri (24 persen), kendaraan bermotor dan bagian-bagiannya serta mesin (15 persen), dan makanan-minuman serta pakan (5 persen).
Adapun impor Amerika Serikat terbesar berasal dari China (19 persen), disusul dari Kanada (14,5 persen), Meksiko (12 persen), Jepang (6 persen), dan Jerman (5 persen).
Pada kuartal III 2016, impor Amerika Serikat dari China turun 2,8 persen. Penurunan impor dari China mengerek turunnya impor Amerika Serikat secara total pada kuartal III 2016.
Dikutip dari Biro Sensus Amerika Serikat, impor Amerika Serikat turun 1,3 persen (mtm) ke level 225,6 miliar dollar AS per September 2016. Impor barang modal turun 1,7 miliar dollar AS, sedangkan impor barang konsumsi turun 800 juta dollar AS.

Minggu, 07 Februari 2016

TEKS LAPORAN HASIL OBSERVASI



   DAFTAR ISI

Kata Pengantar
BAB  I
Pendahuluan
1.1            Latar Belakang
1.2            Rumusan Masalah
1.3            Tujuan
1.4            Manfaat
BAB II
Tinjauan  Pustaka
A.   Landasan Teori
B.   Penelitian yang Relavan
BAB III
Metode Penelitian
A.   Data dan Sumber Data
B.   Desain Penelitian
C.   Teknik Mengumpulkan Data
D.   Teknik Analisis
BAB IV
Pembahasan
BAB V
Penutup
A. Kesimpulan


DAFTAR PUSTAKA


KATA PENGANTAR
Puji syukur saya panjatkan atas rahmat dan berkah Tuhan Yang Maha Kuasa.  Yang mana dengan kemudahan dan karunia-Nya lah saya dapat menyelesaikan tugas laporan observasi yang bertemakan Bullying“.
Adapun laporan observasi  ini  saya susun  guna  memenuhi  persyaratan nilai tugas  dalam  mata  pelajaran Bahasa Indonesia  di  SMA PATRA MANDIRI 01 PLAJU
Terima  kasih  juga saya ucapkan  kepada  guru  pengampu mata pelajaran Bahasa Indonesia karena  telah  memberikan  saya  tugas  sehingga  mengucapkan  terima kasih  kepada  kedua orang tua saya yang senantiasa memberikan semangat dan dukungan serta do’a yang selalu mengiringi saya.
Saya selaku penyusun sadar akan ketidaksempurnaan dan kekurangan dalam laporan ini baik dalam hal sistem penyusunan maupun hasil observasinya. Oleh sebab itu saya sangat berharap atas kritik dan saran yang membangun guna mengembangkan pengetahuan saya dan penunjang lebih baik lagi untuk laporan observasi selanjutnya.




Palembang, November 2015

BAB I
PENDAHULUAN

1.1  Latar Belakang
   Bullying tidak asing lagi untuk didengar di Negara ini. Bullying bahkan tak pernah dapat diartikan ke dalam Bahasa Indonesia. Kekerasan sepertinya tidak cukup untuk menggambarkan makna dari bullying itu sendiri. Di samping itu, bullying tidak serta-merta hanya sebatas tekanan fisik dan mental, melainkan bisa meninggalkan trauma yang amat mendalam bagi korban kasus bullying.
Masa remaja merupakan suatu fase perkembangan antara masa kanak-kanak dan masa dewasa. Dimana pada masa ini remaja memiliki kematangan emosi, sosial, fisik dan psikis. Remaja juga merupakan tahapan perkembangan yang harus dilewati dengan berbagai kesulitan. Dalam tugas perkembangannya, remaja akan melewati beberapa fase dengan berbagai tingkat kesulitan permasalahannya sehingga dengan mengetahui tugas-tugas perkembangan remaja dapat mencegah konflik yang ditimbulkan oleh remaja dalam keseharian yang sangat menyulitkan masyarakat, agar tidak salah persepsi dalam menangani permasalahan tersebut. Pada masa ini juga kondisi psikis remaja sangat labil. Karena masa ini merupakan fase pencarian jati diri. Biasanya mereka selalu ingin tahu dan mencoba sesuatu yang baru dilihat atau diketahuinya dari lingkungan sekitarnya, mulai lingkungan keluarga, sekolah, teman sepermainan dan masyarakat. Semua pengetahuan yang baru diketahuinya baik yang bersifat positif maupun negatif akan diterima dan ditanggapi oleh remaja sesuai dengan kepribadian masing-masing. Remaja dituntut untuk menentukan dan membedakan yang terbaik dan yang buruk dalam kehidupannya. Disinilah peran lingkungan sekitar sangat diperlukan untuk membentuk kepribadian seorang remaja
Perilaku bullying dari waktu ke waktu terus menghantui anak-anak Indonesia. Kasus bullying yang sering dijumpai adalah kasus senioritas atau adanya intimidasi siswa yang lebih senior terhadap adik kelasnya baik secara fisik maupun non-fisik.  Di temukan fakta seputar bullying berdasarkan survei yang dilakukan oleh Latitude News pada 40 negara. Salah satu faktanya adalah bahwa pelaku bullying biasanya para siswa atau mahasiswa laki-laki. Sedangkan siswi atau mahasiswi lebih banyak menggosip ketimbang melakukan aksi kekerasan dengan fisik. Dari survei tersebut juga terdapat negara-negara dengan kasus bullying tertinggi di seluruh dunia. Dan yang parahnya, Indonesia masuk di urutan ke dua. Lima negara dengan kasus bullying tertinggi pada posisi pertama ditempati oleh Jepang, kemudian Indonesia, Kanada, Amerika Serikat, dan Finlandia.
 Kasus bullying di Indonesia seringkali terjadi di institusi pendidikan. Hal ini dibuktikan dengan data dari Komisi Nasional Perlindungan Anak, tahun 2011 menjadi tahun dengan tingkat kasus bullying tertinggi di lingkungan sekolah yaitu sebanyak 339 kasus kekerasan dan 82 diantaranya meninggal dunia (Komnas PA, 2011).
1.2  Rumusan Masalah

1.      Apa yang dimaksud dengan bullying ?
2.      Bagaimana bentuk perilaku bullying ?
3.      Bagaimana dampak dari bullying ?
4.      Bagaimana cara mengatasi bullying ?

1.3  Tujuan

Tujuan penulisan karya ilmiah secara umum adalah sebagai penunjang dan melengkapi persyaratan tugas untuk mata kuliah Penulisan Karya Tulis Ilmiah Sedangkan tujuan khusus pembuatan laporan ini adalah :
1.      Untuk mengetahui apa pengertian dari bullying.
2.      Untuk mengetahui bentuk perilaku bullying yang terjadi di lingkungan sekolah.
3.      Untuk mengetahui dampak dari bullying.

1.4  Manfaat

Manfaat penulisan laporan ini adalah :
1.      Sebagai referensi bacaan untuk para pembaca .
2.      Sebagai pengetahuan terhadap pembaca











Menurut Alexander (dikutip Sejiwa, 2008.10 dalam Widiharto 2008.3) menjelaskan bahwa bullying adalah masalah kesehatan publik yang perlu mendapatkan perhatian karena orang-orang yang menjadi korban bullying kemungkinan akan menderita depresi dan kurang percaya diri. Penelitian-penelitian juga menunjukkan bahwa peserta didik yang menjadi korban bullying akan mengalami kesulitan dalam bergaul.
Bullying berasal dari bahasa Inggris (bully) yang berarti menggertak atau mengganggu. banyak definisi tentang bullying ini, terutama yang terjadi dalam konteks lain ( tempat kerja, masyrakat. komunitas virtual),Riauskina, Djuwita, dan Soesetio (2001).
Bullying secara sederahan diartikan sebagai penggunaan kekuasaan atau kekuatan untuk menyakiti seseorang atau kelompok sehingga korban merasa tertekan, trauma dan tidak berdaya (Suryanto, 2007.1 dalam Widiharto.2)
Berdasarkan data yang didapat dalam sebuah penemuan internasional dikatakan 59 persen siswa di Indonesia yang disurvey melaporkan bahwa siswa tersebut mendengar ejekan yang menyakitkan hati dan perasaannya setiap harinya di sekolah sehingga merasa enggan atau malas untuk datang ke sekolah lantaran trauma dan 10% sampai 16% siswa di Indonesia yang disurvey melaporkan bahwa siswa tersebut telah diejek, diolok-olok, dikucilkan, dipukul, ditendang, atau didorong setidaknya sekali dalam setiap minggunya di sekolah. (Huneck, 2006).
Berdasarkan hasil penelitian yang dipaparkan oleh seorang psikolog bernama A. Kasandra Putranto pada seminar yang diadakan di Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa Yogyakarta pada tanggal 21 November 2012 lalu, menunjukkan bahwa dari 353 siswa yang dijadikan sampel penelitian, tindak bullying yang pernah dialami oleh mereka merupakan tindak bullying dalam klasifikasi fisik dan psikis. Bullying tersebut 33% disebabkan karena siswa kesulitan dalam bergaul dan 26% disebabkan karena fisik yang kecil/ lemah dan cacat. Hasil penelitian tersebut juga menunjukkan dampak yang ditimbulkan oleh aksi bullying membuat 55% siswa merasa tertekan dan gugup, sedangkan 37% siswa mengalami kekurangan dalam berkonsentrasi. Dalam penelitian tersebut, ditunjukkan pula bahwa 36% korban bullying membalas tindak bullying yang mereka terima ( Koebler, Jason. 2011 ).


A.    Data dan Sumber Data
Saya mendapatkan data mengenai Bullying di Internet, Televisi, dan juga koran. Bullying dapat kita jumpai disekitar kita tanpa anda sadari itu karena anda tidak memperhatikan dan juga tidak peduli dengan lingkungan sekitar anda.
B.     Desain Penelitian      
   Menurut Prof. Heru (2006) Observasi adalah Aktivitas yang dilakukan seseorang terhadap suatu proses atau objek dengan maksud merasakan dan kemudian memahami pengetahuan dari sebuah fenomena berdasarkan pengetahuan dan gagasan yang sudah diketahui sebelumnya,untuk mendapatkan informasi-informasi yanf dibutuhkan untuk melanjutkan suatu penelitian.

D.    Teknik Analisis
   Menurut Sugiyono ( 2003:II ) Deskriptif Kualitatif  : Prosedur penelitian berdasarkan data deskriptif ,yaitu berupa lisan atau kata tertulis dari seseorang subjek yang telah diamati dan memiliki karakteristik bahwa data yang tidak diubah serta menggunakan cara yang sistematis dan dapat dipertanggungjawabkan kebenaranya.









Pengertian Bullying memiliki batasan cukup luas ,tak sekedar tindakan kekerasan fisik.Bullying berasal dari kata “bully”,yaitu suatu kata yang mengacu pada pengertian adanya ancaman yang dilakukan seseorang terhadap orang lain. Selain gangguan fisik,korban bullying juga akan mengalami gangguan psikis,berupa stres,karena bullying biasanya berlangsung dalam waktu yang lama.
Dengan demikian, bullying pada hakikatnya adalah “ tindakan menggunakan kekuatan ataupun kekuasaan, untuk melukai seseorang maupun kelompok, secara fisik, mental, serta verbal, sehingga menyebabkan korbanya merasa tertekan, trauma, dan tak berdaya”. Maka berlangsungnya bentuk kekerasan ini dalam dunia pendidikan,yang diakui atau tidak hingga kini masih saja terus terjadidi negeri kita, jelas merupakan pelanggaran Hak Anak secara kasat mata, sehingga mesti segera diakhiri.
Pendidikan sebagaimana diketahui, adalah paduan dari kata education. Education sendiri berasal dari kata “educare”, yang berarti ‘mendorong keluar’atau ‘memunculkan sesuatu dari dalam’. Dengan demikian pendidikan pendidikan sesungguhnya tidaklah identik dengan proses memasukkan sesuatu dari luar ke dalam, melainkan justru sebaliknya proses memunculkan sesuatu dari dalam ke luar.

Secara garis besar bullying dapat dikategorikan dalam beberapa bentuk agresivitas,yakni :
a)      Agresivitas Fisik
Misalnya : memukul, mencakar, mencubit, menjabak, menendang, merusak barang,memeras, melakukan pelecehan,dll
b)      Agresivitas Emosional
Misalnya   : mengancam, menakut-nakuti, menggertak, mempermaikankan, dll
c)      Agresivitas Verbal
Misalnya : mengejek, menghina, mengolok-olok, memaki, merendahkan, mengitimidasi dll
d)     Agresivitas Non Verbal
1.      Langsung
Misalnya : memandang secara sinis, menibir, menampakkan ekspresi wajah menghina atau merendahkan, dan lain-lain.


2.      Tak langsung
Misalnya : tak memedulikan, menyikapi dengan cuek, mendiamkan, mengabaikan, mengucilkan, menelantarkan, mengirimi surat-kaleng,dan lain-lain.
Adanya Bullying antar anak ,biasanya terjadi pada anak usia sekolah. Para pelaku umumnya memiliki sifat berani, tidak mudah takut, dan punya motif dasar tertentu, yakni agretivitas, rasa rendah hati, dan kecemasan. Jadi bullying menjadi bentuk “ mekanisme pertahanan diri” yang digunakan pelaku untuk menutupi perasaan rendah dirinya sendiri.
Para korban bullyimg umumnya bukanlah pemberani, memiliki rasa cemas, dan rendah diri, yang menjadikan mereka sebagai korban tindak kekerasan ( Ramdan, Dadan Muhammad. 2008 ). Akibat mendapat perlakuan ini,korban pun memiliki rasa dendam,untuk suatu ketika akan mebalasnya terhadap individu lain. Sehingga bukan tak mungkin korban bullying akan menjadi pelaku bullying pada anak lain yang ia pandang sesuai dengan tujuannya,yaitu guna mendapat kepuasan dengan cara membalas dendam. Ada proses belajar yang sudah ia jalani, dan ada dendam yang tak terselesaikan.siswa korban “bullying” akan mengalami permasalahan kesulitan dalammembina hubungan interpersonal dengan orang lain dan jarang datang ke sekolah. Akibatnya, mereka (korban bullying) ketinggalan pelajaran dan sulit berkonsentrasi dalam belajar sehingga hal tersebut mempengaruhi kesehatan fisik dan mental baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Beberapa hal yang bisa menjadi indikasi awal bahwa anak mungkin sedang mengalami “bullying” di skolaholeh bullying, tidak menyadari dampak bullying yang merusak kegiatan belajar siswa, serta tida ada campur tangan secara efektif dari sekolah.
Penyebab terjadinya bullying tak jarang dikaitkan dengan adanya tindak kekerasan yang dialami oleh pelaku di masa sebelumnya, itu terjadi di rumah maupun di dekolah, yang dilakukan baik oleh orangtua maupun para guru. Demikian pula pengaruh budaya kekerasan di telivisi dan flim. Kata-kata kunci untuk mengakhiri rangkaian tindakan bullying yang terjadi di lingkungan sekolah maupun di rumah,tak lain adalah “ STOP KEKERASAN” artinya kkersan harus diakhiri dalam semua bidang kehidupan di lingkungan atau pun sekolah.
Di samping itu cara mengatasi bullying yang terjadi di kalangan remaja Pencegahan agar anak tidak menjadi pelaku bullying, Cara menghimbau para orang tua untuk mengembangkan kecerdasan emosional anak sejak dini.Ajarkan anak untuk memliki rasa empati, menghargai orang lain, dan menyadarkan sang anak bahwa dirinya adalah mahluk sosial yang membutuhkan orang lain dalam kehidupannya. Masyarakat mendesak pemerintah agar memiliki program yang tegas, jelas dan terarah, kalau kita diam saja, maka itu sama saja dengan melegalkan tradisi dendam di sekolah tersebut. Dan merupakan bahaya yang akan kerap menghantui para siswa sekolah, baik pada generasi ini, dan pada generasi mendatang.Untuk mengatasi dan mencegah masalah bullying diperlukan kebijakan yang bersifat menyeluruh di sekolah, sebuah kebijakan yang melibatkan komponen dari guru sampai siswa, dari kepala sekolah sampai orang tua murid ,kerja sama antara guru,orang tua dan masyarakat atau pihak lain yang terkait seperti kepolisian, aparat hukum dan sebagainya. sangat diperlukan dalammenangani masalah ini.
Peran orang tua di rumah harus mampu menciptakan komunikasi yang baik dengan anak-anak dan membekali anak dengan pemahaman agama yang cukup dan menanamkan ahlakul karimah yang selalu dilaksanakan di lingkungan rumah, karena anak akan selalu meniru perilaku orangtua. Pemberian teladan kepada anak akan lebih baik dari memberi nasihat.Salah satu cara yang bisa dilakukan oleh sekolah ialah membuat sebuah program anti bullying di sekolah bullying akan terus terjadi di sekolah-sekolah, apabila orang dewasa tidak dapat membina hubungan saling pecaya dengan siswa, tidak menyadari tingkah laku yang masuk tindakan bullying, tidak menyadari luka yang disebabkan oleh bullying, tidak menyadari dampak bullying yang merusak kegiatan belajar siswa, serta tida ada campur tangan secara efektif dari sekolah













BAB V
PENUTUP

Kesimpulan


Bullying dalam pendidikan sebenarnya sudah lama ada dalam bentuk kekerasan fisik, verbal dan psikologis, kekerasan yang menyakiti seseorang sehingga menimbulkan penderitaa, kecacatan bahkan sampai kematian. Bullying dalam bentu verbal seperti ejekan, penghinaan, atau menggosipka, bullying dalam bentuk psikologis sepeti intimidasi, mengucilkan, mendiskriminasikan.
 Dampak dari bullying sangat merugikan penderitaaan misalnya anak mengalami trauma besar dan depresi yang akhirnya bisa menimbulkan gangguan mental di masa yang akan datang, dan anak tidak mau pergi ke sekolah, hilang konsentrasi sehingga prestasinya menurun drastis. Pelaku bullying ini bukan hanya siswa yang merasa lebih kuat atau lebih senior, tapi kenyataannya banyak dilakukan oleh guru–guru yang mereka tidak menyadari bahwa perlakuannya menimbulkan penderitaan bagi siswa. Untuk mengatasi masalah konseling sangat dibutuhkan. Konselor bekerja sama dengan orang tua ,masyarakat, kepoilsian dan penegak hukunm untuk memberi pengertian kepada para pelajar dan mahasiswabahwa bullying sangat merugikan.











DAFTAR PUSTAKA

Alexander dikutip Sejiwa,2008.10 dalam widiharto 2008.2 Bullying dan Peserta didik.
Oakley.1999:156.30 Oktober 2010 Penelitian Kuantitatif
http://www. blogs.peneltiankuantitatif.Devania annesya.com
Prof.Heru. 2006.observasi.Penerbit: PT.Remaja Rosdakarya
Ramdan, Dadan Muhammad. 2008. Inilah Catatan Kasus Kekerasan di Sekolah. Available at:http://okezone.com/Bullying/inilah-catatan-kasus-kekerasan-di-sekolah.htm
Ratna Djuwita, (2008). Bullying: Kekerasan Terselubung di Sekolah.
http://www.anakku.net, 20 Nopember 2013.

Riauskina,Djuwita dan Soesetro (2001). Psikologi Remaja Perkembangan Peserta
Didik. Jakarta : Bumi Aksara
Sugiyono. 2003. Deskriptif Kualitatif. Perencanaa Pembelajaran. Bandung. Penerbit: PT.Remaja Rosdakarya.
Suryanto,2007.1 dalam Widiharta.2 Bullying dan Peserta didik.
Yuyun. 2011. Masalah Kesehatan Mental Remaja di Era Globalisasi.